Kerohanian siswa-siswi SMP ITUS makin mantap

 

EMONITUS Juara – Siang itu cuaca cukup bersahabat alias cerah secerah wajah pak Emon Sumarna yang berseri-seri. Kami  sangat senang dapat bertatap muka dan bersilaturahim dengan beliau. Selain itu juga tujuan kami menemui sosok yang bersahaja itu yakni ingin sedikit menggali informasi tentang kerohanian di SMP ITUS dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2016 ini.

Pak guru yang dikenal ramah, someah dan tegas ini sangat terbuka dalam memberikan informasi kepada kami. Menurut beliau mengenai kerohanian di SMP ITUS (2015-2016) sangat terasa peningkatannya dari sisi yang positif tentunya. Meskipun katanya belum terlalu maksimal. “Tapi meskipun belum sesuai harapan kami (guru-guru SMP ITUS-Red) ini sudah menunjukan perubahan yang luar biasa dan membanggakan kami tentunya. Sekarang hampir 98 persen siawa-siswi nurut, jarang yang melanggar aturan dan shalat berjamaah nya semakin bagus. Selain itu juga daya hafalan Al-Quran nya sudah mulai meningkat, tahsinnya berjalan dan sedikit hambatanya.” Menurut pak Emon semua ini terjadi karena kesadaran dari dalam diri siswa-siswi SMP ITUS sendiri, dan tentunya dukungan dari semua pihak, baik itu dewan guru, kepala sekolah, wakasek (wakil kepala sekolah), bahkan dari pihak Yayasan Umar Sjarifuddin.

Menurut Pak Emon sudah banyak cara yang ditempuh untuk membentuk siswa-siswi yang berakhlak mulia dan tentunya disiplin, hasilnya semakin terasa baik dan bagus. “Sekarang Shalat Duha cukup berjalan dengan baik, shalat Jumat pun sama. Tapi meskipun begitu semua civitas akademika harus terus mengawasi dan saling mengingatkan. Agar kita semua terus mendapat barokah dari Allah SWT. Hal ini dilakukan bukan untuk kebaikan bapak atau dewan guru saja, tapi ini kebaikan untuk siswa-siswi SMP ITUS itu sendiri. Ini sebagai bekal kita di akherat nanti. Insya Allah kalau kita membiasakan hal ini bapak yakin kita akan selamat di dunia maupun di akherat kelak, amin” sambung beliau sambil berpose saat akan diambil foto untuk tim web.

Satu hal lagi yang beliau tambahkan dalam pembicaraannya dengan kami, yaitu tentang Jumsih (Jumat bersih-Red) bahwa itu harus ditingkatkan. Dan jangan sampai disuruh saja oleh petugas tapi harus muncul kesadaran dari dalam diri sendiri.

Terima kasih pak Emon semoga bapak tidak pernah jenuh, lelah dan tidak bosan terus membimbing kami terutama dalam hal kerohanian dan tentunya pak Emon selalu diberikan sehat walafiat, amin. Semoga kita semua menjadi manusia yang berakhlakul karimah dan berwawasan luas, amin. Bismillah… semangaaattttt !!!

Penulis : Pak Emon & Rizky Ramadhan Irania Aurelly  Ciputri Nurtianih (siswa-siswi kelas 9)

Editor : Manx & DMS

Leave a Reply

*

captcha *

Live Chat

Powered by themekiller.com