JAGA UCAPAN KITA YU

TIFANIITUS Juara – Lidah memang tak bertulang, itu pribahasa atau ungkapan yang sering kita dengar. Ada maksud atau makna di dalamnya, bahwa lidah bisa berkata tanpa kaku atau bisa berucap semaunya. Dari ucapan itu muncul lagi pribahasa seperti mulutmu harimau mu yang mengartikan ucapan kita bisa menjadi hal yang baik atau menjadi hal yang buruk bagi kehidupan kita sendiri.

Bahkan orang-orang bijak mengatakan lidah bisa lebih tajam dari pedang atau golok sekali pun. Akibat fitnah bisa tercipta peperangan, tumpah darah bahkan kehilangan nyawa. Maka sangat lah penting kita menjaga ucapan atau lidah kita, terutama kita sebagai muslim haruslah menjaga ucapan kita. Agar kita tidak menjadi orang yang selalu menyebarkan fitnah, memprovokasi, mencoreng nama baik sendiri, orang tua, keluarga, teman kita, guru kita, sekolah kita, negara kita bahkan agama kita sendiri.

Banyak kasus atau berita yang menginformasikan akibat ucapan yang menyakitkan membuat orang lupa diri, ada yang bunuh diri, membunuh orang lain, menyakiti orang lain dan masih banyak hal yang lainnya. Mari kita jaga lidah kita, jaga ucap atau tutur kata kita terhadap orang yang lebih tua, lebih muda bahkan orang yang se-usia kita, agar kita tidak termasuk orang-orang yang zalim, seperti yang tercantum dalam Al-Quran surah Hujurat ayat 11 (sebelas) yang artinya sebagai berikut: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (memperolok-olok) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. . seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (Hujurat ayat 11)

Ada yang mengatakan kita (manusia) adalah gudang salah atau pernah berbuat salah, mari kita intropeksi dan memperbaiki diri salah satunya dengan menjaga lisan kita. Semoga kita bukanlah termasuk orang-orang yang dibenci Allah. Amin.

Penulis : Tifani Kautsar S.Pd

Editor : Manx & DMS

Leave a Reply

*

captcha *

Live Chat

Powered by themekiller.com